Agama Benar mengajarkan mengusir setan yang ada di dalam diri, Agama Sesat memerintahkan perangi setan yang ada di masyarakat

Sebentar lagi bulan Ramadhan, kegiatan agama sesat menutup aktivitas setan yang ada di masyarakat akan kembali dilakukan. Sudah ada perintah dari Polisi bahwa razia yang sering dilakukan kelompok masyarakat tidak dibenarkan dan akan ditindak, tetapi sudah ada pernyataan dari Satpol PP di beberapa kota yang akan melakukan razia terhadap hiburan malam sehingga kesuciam bulan Ramadhan dapat terpelihara.

Ajaran bahwa Setan dan Iblis menggerakan kegiatan maksiat ada di dalam al-Quran, perhatikan ayat berikut.

15:39. Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,

Siapakah yang disesatkan Iblis, al-Quran menjelaskan yang disesatkan adalah orang-orang kafir.
23:63. Tetapi hati orang-orang kafir itu dalam kesesatan dari (memahami kenyataan) ini, dan mereka banyak mengerjakan perbuatan-perbuatan (buruk) selain daripada itu, mereka tetap mengerjakannya.

Orang kafir menurut Muhammad belum tentu dari luar kelihatan melakukan perbutan buruk, perhatikan ayat berikut.

3:196-197. Janganlah sekali-kali kamu terperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak[260] di dalam negeri. Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahannam; dan Jahannam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya.
[260]. Yakni: kelancaran dan kemajuan dalam perdagangan dan perusahaan mereka.

Tidak herang pengikut Muhammad dapat menulis seperti ini.

“Bagi yg mau bebas lepas...silahkan Ikutilah kemerdekaan kebiasaan yang di bawa Yahudi & Nasrani....di luar negeri bersuka ria,mabuk-mabukan,bercinta,berzina & bertelanjang di depan umum dsb....tanggung sendiri akibatnya,”

Apa yang harus dilakukan terhadap kafir

8:65. Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti[623].

33:64. Sesungguhnya Allah mela'nati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka),

Perang membasmi orang kafir dicontohkan oleh Muhammad, satu suku Qahudi di Yatrib diusir tanpa boleh membawa harta benda dan semua laki-laki dari satu suku lainnya yang sudah tumbuh bulu kemaluannya dibantai dengan pedang. Tapi jaman sekarang tidak bisa hal seperti itu dilakukan lagi. Lalu apa yang masih bisa dilakukan memerangi kafir? Ada diajarkan di dalam al-Quran.

5:90. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah[434], adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.

5:91. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).

Hiburan malam adalah salah satu yang dapat dijadikan sasaran memerangi kegiatan yang dipengarui Setan. Kegiatan seperti itu harus hilang dari pandangan Muslim agar ayat ini dapat dijalankan.
24:30. Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat."

Pada waktu pengerebekan tempat hiburan malam ada harta benda yang bisa dibawa pulang dan bisa dilihat sebagai rampasan perang dan apa yang boleh dilakukan terhadap rampasan perang dijelaskan dalam al-Quran.

8:69. Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Memerangi kegiatan yang dipengaruhi setan yang ada di dalam masyarakat bukan hanya mengurangi bahaya Muslim terperosok ikut kegiatan seperti itu tetapi juga dapat mendatangkan keuntungan rampasan perang.

Pada bulan Ramadhan Setan dan Iblis yang beraktivitas di masyarakat diperangi oleh Muslim sehingga mereka tidak punya ruang gerak lagi. Tetapi Setan dan Iblis tetap ada, tidak hilang lalu mereka pindah ke sasaran lain. Ke mana mereka memindahkan kegiatannya?

Mereka berusaha masuk ke manusia yang mereka temui. Mereka coba masuk ke orang Hindu, tidak bisa masuk karena orang Hindu diajarkan menjauhkan diri dari nafsu. Mereka mencoba masuk ke orang Buddha, mereka tidak dapat masuk, karena orang Buddha diajarkan untuk mengenal diri, orang Buddha bisa membedakan mana diri dan mana setan. Mereka mencoba masuk ke orang Kristen juga terpelanting, karena Yesus sudah mengajarkan kepada pengikutnya kemampuan mengusir setan dari dalam diri.

Setan dan Iblis melihat jiwa-jiwa Muslim yang pintu hatinya terbuka untuk dimasuki, setiap jiwa Muslim sudah ditanamkan selalu mempunyai musuh karena Allah Swt juga punya musuh. Jjiwa yang selalu melihat ada kejahatan di luar sana, pintu hatinya terbuka lebar untuk dipengaruhi setan, bersama-sama melihat kejahatan yang ada di luar agar pandangannya tentang kejahatan yang ada di dalam pikirannya menjadi tetutup.

Muslim diajarkan oleh Muhammad untuk memuaskan nafsu seksual, punya banyak istri. Masuklah mereka ke jiwa-jiwa Muslim, wanita yang tidak punya pekerjaan lagi di tempat hiburan malam digiring oleh setan masuk ke hati Muslim yang menerima dengan senang hati mendapat tambahan koleksi istri lalu mereka berpesta seks disemangati setan-setan.

Agama benar memberi kemampuan mengusir setan dan iblis dari dalam diri, agama sesat mengajarkan memerangi setan di mayarakat sambil membiarkan setan bersarang di dalam diri. Selama agama sesat masih diajarkan di masyarakat kita, kehidupan berbangsa dan bernegara terus akan terganggu. Sudah saatnya kita berani mengatakan, agama sesat yang bertentangan dengan Panca Sila tidak oleh lagi diajarkan di Indonesia.

Tidak ada komentar: