Tampilkan postingan dengan label Ayat Al-Quran yang jangan dibaca. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ayat Al-Quran yang jangan dibaca. Tampilkan semua postingan
Ayat Al-Quran yang jangan dibaca

Walikota Padang membuat peraturan kepada pegawai kota untuk membaca Al-Quran sebelum bertuga tetapi tolong disampaikan kepada Wali Kota Padang agar ayat-ayat al-Quran
dibawh ini jangan boleh dibaca:

Pertama, "Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras
pemusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang
Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang
paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah
orang-orang yang berkata : Sesungguhnya kami ini orang Nasrani. Yang
demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang
Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga)
karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri." (5:82)

Kalau ayat diatas sering dibcara kita khawatir perjanjian gencatan
sejata di jalur Gaza bakal rusak lagi lama-lama orang Padang pada
ikut perang.

Kedua, "Hai orang-orang beriman, sesungguhnya sebagian besar dari
orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan
harta orang dengan jalan yang batil dan mereka menghalang-halangi
(manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan
perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah
kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, pada
hari dipanaskan emas perak itu dalam nerakan jahanam, lalu dibakar
denganya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan
kepada mereka), "inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu
sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan
itu." (9:34-35)

Kalau ayat ini dibaca kasihan orang Nasrani di Padang lama-lama
dimusuhi oleh orang Islam atau sebaliknya orang mulai mikir itu kata-
kata Awloh atau ocehan Muhammad yang lagi ngedumel karena tidak ada
orang Nasrani yang mau jadi anak buahnya.

Ketiga, "Dan barangsiapa di antara kamu (orang merdeka) yang tidak
cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman,
ia boleh mengawini wanita yang beriman dari budak-budak yang kamu
miliki. Alalh mengetahui keimananmu; sebagian kamu adalah sebagian
yang lain, karena itu kawinilah mereka dengan siijin tuan mereka dan
berilah maskawin mereka menurut yang patutu." (4:25)

Kalau ayat di atas sering dibaca, laki-laki di Padang merasa punya
legitimasi nyetubuhi pembatu di rumah ngikutin orang Arab yang suka
memperkosa TKW kita.

Masih banyak ayat-ayat al-Quran yang sebaiknya tidak dibaca,
silahkan Wali Kota Padang memilih sendiri.
Salam Damai

--- In mediacare@yahoogroups.com, "Sunny" wrote:

Padang mayor mandates Koran recitation for city employees
The Jakarta Post | Thu, 01/15/2009 8:11 PM | National

A West Sumatra mayor issued Thursday a new policy requiring
regional employees to recite the Koran prior to work in an effort to
curb corruption. "Exterminating corrupt practices among civil servants in Padang is
necessary and this disease needs to be eliminated by all means,"
Bahar said, as quoted by kompas.com.

Under the new policy, Padang regional office employees who are
Muslim are required to recite passages from the Koran for 10 minutes
at the start of their workday.

"This program is inspired by a similar policy among Muslim members
of the National Police," he said, adding that the initiative is
aimed at purifying the soul.

Corrupt practices stem from a diseased heart and greed, Bahar
said, and the Koran is a remedy for that.

Bahar said he was confident the new initiative could help pave the
way for change in the bureacracy.